Pasang Iklan Gratis

Pesawat eksperimental X-66 NASA lalui uji wind tunnel

 NATIONAL Aeronautics and Space Administration (NASA) mengumumkan pesawat eksperimental X-66 yang mereka kembangkan bersama Boeing telah melalui serangkaian uji terowongan angin. Pengujian ini dilakukan di dua tempat, yakni Langley Research Center di Virginia dan Ames Research Center di California.

Administrator NASA Bill Nelson menegaskan bahwa proyek ini adalah bagian dari komitmen untuk mencapai target nol emisi penerbangan pada 2050. "Sejak awal, NASA selalu menyertai Anda saat terbang. Ini ada dalam DNA kami," kata Nelson dalam laporan Earth pada 15 Desember 2025.

Pengujian ini menandai langkah maju dalam proyek Sustainable Flight Demonstrator, sebuah kolaborasi strategis antara NASA dan Boeing. Kedua entitas ini mengembangkan pesawat demonstrator dengan sayap panjang dan tipis yang dirancang untuk mengurangi konsumsi bahan bakar serta emisi karbon hingga 30 persen dibandingkan pesawat komersial saat ini.

Plus Minus Sayap Tipis Panjang

Kunci efisiensi bahan bakar X-66 terletak pada desain sayap tipis revolusioner yang disebut Transonic Truss-Braced Wing. Sayap ini mampu meminimalkan penggunaan bahan bakar secara signifikan. Sebaliknya, pesawat konvensional dengan sayap yang lebih tebal dan pendek cenderung lebih boros dan menghasilkan emisi karbon lebih besar.

Secara aerodinamika, sayap yang lebih panjang menghasilkan gaya angkat yang lebih efisien dan mengurangi hambatan udara akibat pusaran di ujung sayap. Namun, dalam prinsip penerbangan konvensional, sayap yang terlalu panjang dan tipis memiliki risiko struktur yang tinggi, seperti mudah patah atau mengalami getaran hebat.

Menjawab tantangan tersebut, ilmuwan NASA menerapkan solusi teknis berupa penambahan tiang penyangga diagonal (truss). Tiang ini menopang sayap panjang X-66 ke badan pesawat, memberikan kekuatan struktural yang diperlukan tanpa menambah bobot berlebih secara drastis.

Dalam pengujian di terowongan angin transonik, para insinyur telah menggunakan model skala pesawat sungguhan untuk mengukur tekanan permukaan, gaya angkat, dan stabilitas aerodinamika. NASA menargetkan keberhasilan uji coba tahap pertama ini dapat membuka jalan bagi pengembangan desain pesawat komersial yang lebih mumpuni di masa depan. Jika target ini tercapai, dampaknya akan sangat masif mengingat pesawat besutan Boeing merupakan armada utama maskapai di seluruh dunia.

0 Response to "Pesawat eksperimental X-66 NASA lalui uji wind tunnel"

Posting Komentar